Rabu, 28 Desember 2016

TENTANG RASULULLAH MELARANG MINUM SAMBIL BERDIRI DAN ALASAN MEDISNYA

TENTANG RASULULLAH MELARANG MINUM SAMBIL BERDIRI DAN ALASAN MEDISNYA

Masalah tentang minum ,  beberapa iklan televisi, kita bisa melihat cara minum yang sangat jauh dari syariat islam, misalnya minum sambil berdiri, berlari, dan lain sebagainya. Bagaimana dengan kita ? apakah masih minum berdiri ? Rasulullah Saw bersabda : Dari Anas dan Qatadah, Rasulullah shalallahu 'alaihi wasallam bersabda: Sesungguhnya beliau melarang seseorang minum sambil berdiri, Qotadah berkata:”Bagaimana dengan makan?” beliau menjawab: “Itu lebih buruk lagi”. (HR. Muslim dan Turmidzi)  Dan juga dalam hadits lain yang artinya : Bersabda Nabi dari Abu Hurairah,“Jangan kalian minum sambil berdiri ! Apabila kalian lupa, maka hendaknya ia muntahkan !” (HR. Muslim). Selain sabda rasulullah tentang minum sambil berdiri, ada pula menjelasan secara medis mengapa hal demikian tidak boleh di lakukan .
Jawabannya, ternyata, di dalam tubuh manusia terdapat filter (jaringan penyaring) yang bernama Sfringer, yakni suatu struktur berotot (maskuler) yang bisa membuka dan menutup. Pada saat kita duduk, filter penyaring akan terbuka, sebaliknya akan menutup kembali ketika kita berdiri. Jadi, pada saat kita minum sambil berdiri, maka filter dalam kondisi tertutup sehingga air tidak melalui penyaringan dan langsung masuk hingga ke kantong kemih. Jika air yang tidak difilter tersebut masuk ke kandung kemih, maka akan terjadi pengendapan di saluran ureter dan mengakibatkan gangguan pada ginjal, mislanya penyakit cristal ginjal. 
Jika kita minum dalam kondisi duduk, maka posisi filter penyaring akan terbuka dan akan memproses air yang masuk sebelum akhirnya disalurkan ke berbagai organ lainny dan diolah kembali hingga masuk ke kandung kemih.  Ibnul Qoyyim, seorang ulama yang juga pakar kesehatan dalam islam menyebutkan akibat buruk yang dapat kita alami apabila minum sambil berdiri, diantaranya tidak bisa optimal dalam memberikan kesegaran pada tubuh, akibat air yang kita minum lebih cepat turun ke organ tubuh bagian bawah.
Rahasia Medis Dr. Abdurrazzaq Al-Kailani berkata: “Minum dan makan sambil duduk, lebih sehat, lebih selamat, dan lebih sopan, karena apa yang diminum atau dimakan oleh seseorang akan berjalan pada dinding usus dengan perlahan dan lembut. Adapun minum sambil berdiri, maka ia akan menyebabkan jatuhnya cairan dengan keras ke dasar usus, menabraknya dengan keras, jika hal ini terjadi berulang-ulang dalam waktu lama maka akan menyebabkan melar dan jatuhnya usus, yang kemudian menyebabkan pernah sekali minum sambil disfungsi pencernaan. Adapun Rasulullah berdiri, maka itu dikarenakan ada sesuatu yang menghalangi beliau untuk duduk, seperti penuh sesaknya manusia pada tempat-tempat suci, bukan merupakan kebiasaan. Ingat hanya sekali karena darurat!  Begitu pula makan sambil berjalan, sama sekali tidak sehat, tidak sopan, tidak etis dan tidak pernah dikenal dalam Islam dan kaum muslimin.
Dr. brahim Al-Rawi melihat bahwa manusia pada saat berdiri, ia dalam keadaan tegang, organ keseimbangan dalam pusat saraf sedang bekerja keras, supaya mampu mempertahankan semua otot pada tubuhnya, sehingga bisa berdiri stabil dan dengan sempurna. Ini merupkan kerja yang sangat teliti yang melibatkan semua susunan syaraf dan otot secara bersamaan, yang menjadikan manusia tidak bisa mencapai ketenangan yang merupakan syarat tepenting pada saat makan dan minum. Ketenangan ini bisa dihasilkan pada saat duduk, dimana syaraf berada dalam keadaan tenang dan tidak tegang, sehingga sistem pencernaan dalam keadaan siap untuk menerima makanan dan minum dengan cara cepat.
Dr. Al-rawi menekankan bahwa makanan dan minuman yang disantap pada saat berdiri, bisa berdampak pada refleksi saraf yang dilakukan oleh reaksi saraf kelana (saraf otak kesepuluh) yang banyak tersebar pada lapisan endotel yang mengelilingi usus. Refleksi ini apabila terjadi secara keras dan tiba-tiba, bisa menyebabkan tidak berfungsinya saraf (Vagal Inhibition) yang parah, untuk menghantarkan detak mematikan bagi jantung, sehingga menyebabkan pingsan atau mati mendadak. Begitu pula makan dan minum berdiri secara terus –menerus terbilang membahayakan dinding usus dan memungkinkan terjadinya luka pada lambung. Para dokter melihat bahwa luka pada lambung 95% terjadi pada tempat-tempat yang biasa bebenturan dengan makanan atau minuman yang masuk. Air yang masuk dengan cara duduk akan disaring oleh spinchter.
Spinchter adalah suatu struktur maskuler (berotot) yang bisa membuka (sehingga air kemih bisa lewat) dan menutup. Setiap air yang kita minum akan disalurkan pada ‘pos-pos’ penyaringan yang berada di ginjal. Spinchter lebih seperti gate/gerbang/seal windpipe yg berkontraksi,(menutup)dan relaxing(membuka) dan jumlah otot ini ada sekitar 50 otot tersebar di berbagai saluran lubang manusia.Berfungsi sebagai otot yg membuka dan menutup, sekresi, controlling substance in & out, semua sesuai fitrah manusia. Contoh, ketika minum, di sphincter di tenggorokan akan menutup agar tidak masuk ke saluran udara dan paru2. saat menerima fluid yg asam akan menutup hingga tidak berlebihan acid dalam lambung, ketika saluran kemih penuh, sphincter membuka sehingga bisa keluar urin,dll.
Nah… Jika kita minum berdiri air yang kita minum tanpa disaring lagi. Langsung menuju kandung kemih. Ketika langsung menuju kandung kemih, maka terjadi pengendapan disaluran ureter. Karena banyak limbah-limbah yang menyisa di ureter. Inilah yang bisa menyebabkan penyakit kristal ginjal. Salah satu penyakit ginjal yang berbahaya. Susah kencing itu penyebabnya. Sebagaimana kondisi keseimbangan pada saat berdiri disertai pengerutan otot pada tenggorokan yang menghalangi jalannya makanan ke usus secara mudah, dan terkadang menyebabkan rasa sakit yang sangat yang mengganggu fungsi pencernaan, dan seseorang bisa kehilangan rasa nyaman saat makan dan minum. Oleh karena itu marilah kita kembali hidup sehat dan sopan dengan kembali kepada adab dan akhlak Islam.

Sumber :






NGANGGUNG KHAS BANGKA BELITUNG

NGANGGUNG KHAS BANGKA BELITUNG


Top of Form
Setiap masyarakat tentunya memiliki agama sebagai kepercayaan yang mempengaruhi manusia sebagai individu, juga sebagai pegangan hidup. Di samping agama, kehidupan manusia juga dipengaruhi oleh kebudayaan. Kebudayaan menjadi identitas dari bangsa dan suku bangsa. Suku tersebut memelihara dan melestarikan budaya yang ada.Kebudayaan sebagai hasil dari cipta, karsa dan rasa manusia. Tradisi sebagai salah satu bagian dari kebudayaan menurut pakar hukum F. Geny adalah fenomena yang selalu merealisasikan kebutuhan masyarakat. Sebab yang pasti dalam hubungan antar individu, ketetapan kebutuhan hak mereka, dan kebutuhan persamaan yang merupakan asas setiap keadilan menetapkan bahwa kaidah yang dikuatkan adat yang baku itu memiliki balasan materi, yang diharuskan hukum.
Kaidah ini sesuai dengan naluri manusia yang tersembunyi, yang tercermin dalam penghormatan tradisi yang baku dan perasaan individu dengan rasa takut ketika melanggar apa yang telah dilakukan pendahulu merekaTradisi-tradisi tersebut dapat disaksikan pada; ’Upacara Tawar Laut/Ketupat Laut’, ’Tahun Baru Cina’, ’Sembahyang Kubur Cina’, ’Sembahyang Pantai’, ’Kawin Massal’,Perang Ketupat’, ’Mandi Belimau’, ’Sedekah Kampung’,’Rebo Kasan’, ’Nganggung’ dan lainnya yang dilakukan di Kepulauan Bangka Belitung. Tradisi ini dilakukan sebagai pengungkapan atas rasa syukur terhadap anugerah yang telah diberikan oleh Sang Pencipta, yang kental dengan nuansa keagamaan. Pewarisan tradisi tersebut dapat terjadi melalui pertunjukkan upacara adat pada suatu masyarakat.
Seperti apa yang diperlihatkan masyarakat Bangka, Nganggung adalah suatu tradisi turun temurun yang hanya bisa dijumpai di Bangka. Karena itu tradisi nganggung dapat dikatakan salah satu identitas Bangka, sesuai dengan slogan Sepintu Sedulang, yang mencerminkan sifat kegotong royongan, berat sama dipikul ringan sama dijinjing.
Nganggung atau Sepintu Sedulang merupakan warisan nenek moyang yang mencerminkan suatu kehidupan sosial masyarakat berdasarkan gotong-royong. Setiap bubung rumah melakukan kegiatan tersebut untuk dibawa ke masjid, surau atau tempat berkumpulnya warga kampung. Adapun nganggung merupakan suatu kegiatan yang dilakukan masyarakat dalam rangka memperingati hari besar agama Islam, menyambut tamu kehormatan, acara selamatan orang meninggal, acara pernikahan atau acara apapun yang melibatkan orang banyak. Nganggung adalah membawa makanan di dalam dulang atau talam yang ditutup tudung saji ke masjid, surau, atau balai desa untuk dimakan bersama setelah pelaksanaan ritual agama.
Makanan tersebut dibawa dengan cara di "anggung" (dipapah di bahu) menggunakan dulang yang ditutup dengan tudung saji pandan atau daun nipah khas Bangka yang warnanya semarak dengan motif yang khas pula. Itu sebabnya Kepulauan Bangka Belitung disebut juga "Negeri Sepintu Sedulang". Meski demikian, ada juga beberapa daerah yang membawa makanan tersebut dengan rantang. Meski begitu, tetap saja dinamakan nganggung karena intinya pada saat acara makan-makan bersamanya. Selain untuk menyambut dan merayakan hari-hari besar keagamaan, nganggung juga dilakukan untuk menyambut tamu kehormatan, seperti gubernur, bupati atau tamu kehormatan lainnya. Untuk menghormati tamu istimewa yang datang tersebut. Biasanya masyarakat menyambut dan menjamu tamu secara bergotong royong yaitu dengan tradisi nganggung ini.
Nganggung juga sering dilakukan sebagai ungkapan turut berduka cita atas meninggalnya salah satu warga. Pada 7 hari setelah masa berkabung biasanya masyarakat juga melaksanakan ritual tahlilan yang diikuti dengan tradisi nganggung untuk menjaga solidaritas dan turut membantu yang terkena musibah. Dengan tradisi ini kita dapat menunjukkan rasa kepedulian, kebersamaan, gotong royong dan selalu menjaga serta menjalin tali kekeluargaan dan hubungan silaturrahim antara sesama. Dari ritual ini, tercermin betapa masyarakat Bangka menjujung tinggi rasa persatuan dan kesatuan serta gotong royong, bukan hanya dilaksanakan penduduk setempat melainkan juga dengan para pendatang.Jiwa gotong royong masyarakat Bangka cukup tinggi. Warga masyarakat akan mengulurkan tangannya membantu jika ada anggota warganya memerlukanya. Semua ini berjalan dengan dilandasi jiwa Sepintu Sedulang. Jiwa ini dapat disaksikan, misalnya pada saat panen lada, acara-acara adat, peringatan hari-hari besar keagamaan, perkawianan dan kematian. Acara ini lebih dikenal dengan sebutan “Nganggung”, yaitu kegiatan setiap rumah mengantarkan makanan dengan menggunakan dulang, yakni baki bulat besar. Waktu pelaksanaan nganggung biasanya bervariasi , tidak mutlak harus sama antara satu desa dengan desa yang lain , tergantung kesepakatan bersama antara penduduk desa masing-masing. ada desa yang menyelenggarakan nganggung selepas maghrib, ada yang menyelenggarakannya jam 07.00. Ada pula yang menyelenggarakan kegiatan ini jam 10.00 pagi , setelah paginya masyarakat bergotong royong membersihkan mesjid .Dan ada pula desa yang melakukan kegiatan nganggung ini pada jam 16.00 , setelah sholat ashar .
 Dalam acara nganggung ini, setiap kepala keluarga membawa dulang yaitu sejenis nampan bulat sebesar tampah yang terbuat dari aluminium dan ada juga yang terbuat dari kuningan,timah atau kayu dan. sekarang sudah agak langka, tapi sebagian masyarakat Bangka masih mempunyai dulang. sekarang ada pula yang terbuat dari pelastik Didalam dulang ini tertata aneka jenis makanan sesuai dengan kesepakatan apa yang harus dibawa. Kalau nganggung  kue, yang dibawa kue, nganggung nasi, isi dulang nasi dan lauk pauk, nganggung ketupat biasanya pada saat lebaran. Dulang ini ditutup dengan tudung saji yang terbuat dari daun, sejenis pandan, dan di cat, tudung saji ini banyak terdapat dipasaran. Dulang ini dibawa ke masjid, atau tempat acara yang sudah ditetapkan, untuk dihidangkan dan dinikmati bersama. Hidangan ini dikeluarkan dengan rasa ikhlas, bahkan disertai dengan rasa bangga.
Laki-laki perwakilan dari setiap rumah berbondong-bondong membawa dulang mereka ketempat yang sudah disepakati dengan sebelah tangan setinggi bahu atau sengaja menjadikan bahu sebagai penopang dulang. Setelah tiba ditempat panitia akan menerima dulang dan meletakkannya dengan rapi biasanya akan bertukaran dulang dengan maksud saling menikmati makanan tapi bukan makanan yang kita bawa sendiri dari rumah.Masyarakat yang mengikuti nganggung duduk berbaris saling berhadapan.dan tiantara mereka terdapat dulang yang berisi makanan.Selain masyarakat kampung tak jarang pula orang dari kampung/Desa lain ikut dalam acara ini atau para tau yang sengaja diundang untuk menghadiri acara nganggung. Sedangkan masyarakat yang tidak ingin mengikuti acara nganggung di masjid atau balai desa juga dapat menikmati hidangan dirumah warga.khususnya pada acara nganggung tertentu seperti peringatan hari besar agama,pesta panen,atau sedekah kampung.
Namun dalam perkembangannya sekarang, kegiatan nganggung yang masih eksis dipertahankan hanya pada saat memperingati hari besar agama Islam, dan menyambut tamu kehormatan saja. Dengan semakin majunya zaman tradisi membawa dulang yang berwarna-warni diatas bahu dengan berjalan kaki menuju tempat nganggung berganti dengan kendaraan bermotor.begitupun dengan dulang sebagai tempat makanan nganggung berganti pula dengan rantang seng atau plastik hal ini mungkin dikarenakan masyarakat bangka belitung tidak memiliki dulang dan tudung saji sebagai pemanis suasana nganggung atau sulitnya mencari dulang serta tudung saji yang tempat tumbuh bahan bakunya semakin berkurang tergerus dengan lahan tambang timah yang semakin meraja lela.


Sumber :



SEPATU DAN CINTA

SEPATU DAN CINTA

“ kita adalah sepasang sepatu, selalu bersama tak bisa bersatu’
“kita mati pakai tak berjiwa bergerak karena kaki manusia”
“aku sang sepatu kanan”
“kamu sang sepatu kiri”

Itu adalah sepenggal lirik lagu tulus yang berjudul “sepatu”, kali ini saya akan membahas tentang sepatu yang banyak menyimpang makna .
Chek it out !
Sepatu, adalah  suatu barang yang hampir semua orang pasti memiliki serta memakainya. Sepatu sudah merupakan suatu kebutuhan yang dewasa ini harus terpenuhi. Sepatu merupakan suatu jenis alas kaki (footwear) yang biasanya terdiri bagian-bagian kap(tutup), tali, sol, hak, dan lidah. Disamping berfungsi sebagai alas kaki manusia , ternyata secara tidak langsung sepatu juga telah memberikan pelajaran hidup yang bisa diterapkan dari itu. Kali ini, saya akan membahas pelajaran yang diberikan oleh sepatu terhadap ‘Cinta’. Mengapa cinta? Karena ada pepatah yang menyebutkan bahwa sepatu = SEjalan sampPAi TUa.  Cara mencntai yang baik itu adalah seperti sepasang sepatu. Mengapa demikian ?
Karena !
1.      Sepatu Adalah Sebuah Benda Yang Sama , Tapi Tak Pernah  Persis Bentuknya  Namun Selalu Serasi Keadaanya.
Sama seperti sepatu, manusia adalah mahluk yang di ciptakan sama, dalam artian diciptkan dalam bentuk sempurna. Akan tetapi, manusia tidak diciptakan secara persis tetap akan memiliki perbedaan . Misalnya perbedaan jenis kelamin, ada pria dan wanita akan tetapi dari perbedaan tersebut ada suatu keadaan yang akan membuat perbedaan itu menjadi sebuah keserasian. Perbedaan  memang merupakan suatu kodrat yang di ciptakan Tuhan pada setiap ciptaannya, khusu nya pada manusia dengna jenis kelamin pria dan wanita  pada masalah cinta. Pasangan penulis, Alan dan Barbara Pease, perbedaan itu antara lain :
a.       Jangkauan Sudut Pandang
Jika diukur dari hidung, maka wanita mempunyai jangkauan sudut pandang yang relatif lebih besar.Menurut penelitian, jangakauan sudut pandang wanita berkisar antara 45 derajat sampai dengan 180 derajat, diukur dari hidung kearah kanan kiri atas bawah. Jadi kaum wanita, dengan jangkauan sudut pandang yang luas itu bisa melihat isi lemari tanpa menggerakkan kepalanya, hanya dengan modal plirak-plirik saja mereka bisa menemukan barang yang dicari.
Ini berbeda dengan kaum pria yang mempunyai sudut pandang yang relatif lebih kecil. Pria jika memandang sesuatu maka otak akan memproses pandangannya itu ibarat teropong bajak laut .Jauh dan lebih fokus, dan juga akan mencari KATA yang tertulis diotak tentang benda yang dicari atau  ingin dilihat.
b.      Struktur Otak
Dalam struktur otak wanita, kemampuan untuk berbicara terutama ada dibagian depan otak kiri dan sebagian kecil di otak sebelah kanan.Sementara untuk pria, kemampuan berbicara dan bahasa itu bukan kemampuan otak yang penting. Adanyapun cuma di bagian otak kiri dan tidak ada area yang spesifik. Otak pria itu terkotak-kotak dan mampu memilah-milah informasi yang masuk. Jadi jangan heran kalau wanita lebih senang berbicara dan banyak pula yang dibicarakan, karena kedua belah otaknya mampu bekerja sekaligus.
Di malam hari, setelah seharian penuh beraktivitas, pria bisa menyimpan semuanya diotaknya. Sementara otak wanita tidak bekerja seperti itu. Informasi atau masalah yang diterimanya akan terus berputar-putar dalam otaknya. Dan ini tidak akan berhenti sampai dia bisa mencurahkan habis isi otaknya alias curhat.
Oleh sebab itu, kalau wanita bicara, tujuannya adalah untuk mengeluarkan unek-uneknya, bukan untuk mencari kesimpulan atau solusi seperti yang dilakukan kaum pria.
c.       Membangun Hubungan Lewat Percakapan
Rata-rata wanita bisa bicara 20 ribu kata dalam sehari. Sementara pria hanya sekitar 7 ribu kata sehari atau bahkan lebih sedikit dari itu. Pria jika sudah menghabiskan 7 ribu kata, maka dia tidak akan berminat untuk bicara lebih lanjut. Persediaan si wanita tergantung dari apa yang sudah ia lakukan sepanjang hari.  Kalau dia sudah banyak berbicara dengan orang lain hari itu, dia pun akan sedikit berbicara. Kalau dia tinggal sendirian di rumah saja, mungkin ia sudah menggunakan 5 ribuan kata. Jadi masih ada 15 ribu lagi!
d.      Multitasking
Dari penelitian, pria cuma bisa melakukan satu hal pada suatu waktu. Semua penelitian yang ada menemukan bahwa otak pria lebih terspesialiasi, terbagi-bagi.
Otak pria berkembang sedemikian sehingga mereka hanya dapat berkonsentrasi pada satu hal yang spesifik pada suatu saat, sehingga sering mereka bilang mereka bisa mengerjakan
semuanya tapi ‘satu-satu dong!!’. Sementara otak wanita punya konstruksi yang memungkinkan wanita melakukan  banyak hal sekaligus atau kerennya multitasking job.
Wanita bisa melakukan banyak hal yang sama sekali tidak berhubungan pada waktu bersamaan, dan otaknya tidak pernah putus, selalu aktif.
e.       Indirect Speech (berbicara secara tidak langsung)
Wanita kalau berbicara biasanya menggunakan indirect speech alias memberikan isyarat tentang apa yang sebenarnya dia inginkan. Tujuannya adalah untuk menghindari konflik atau konfrontasi sehingga bisa terjalin hubungan yang harmonis satu sama lain. Indirect speech biasanya menggunakan kata-kata seperti: ‘kayaknya’, ‘sepertinya’dan sebagainya.
Ketika wanita bicara menggunakan indirect speech ke wanita lain, tidak pernah ada masalah.Wanita lain cukup sensitif untuk mengerti maksud sebenarnya. Tapi, bila dipakai untuk bicara dengan pria, bisa berakibat fatal!.
Kebanyakan pria menggunakan bahasa langsung atau direct speech dan mereka mengambil makna sebenarnya dari apa yang orang lain katakan.
2.      Sepatu  Tak Pernah Berjalan Bersaam Dan Kompak, Akan Tetapiselalu Memiliki Tujuan Yang Sama.
Layaknya sepatu, dalam  menjalin cinta tekadang kita tidak perlu menunjukkan keromantisan dihadapan semua orang dengan tujuan memberitahukan bahwa kita sedang menjalin cinta kasih. Yang terpentting dalam hubungan cinta adalah komitmen kuat yang di bangun oleh pasangan untuk hubungan cinta yang lebih baik.
Sepatu mengajarkan yang terpenting bukanlah  apa saja yang telah kita lakukan secara bersamaan akan  tetapi yang terpenting adalah bagaimana suatu hubungan yang penuh dengan perbedaan dan kesulitan bisa menghasilkan satu tujuan yang lebih baik untuk bersama. Karena adanya tujuan yang sama antar pasangan, akan melahirkan suatu hubungan yang penuh kebahagiaan.
3.      Sepatu  Tidak Pernah Berganti Posisi, Namun Berusaha Saling Melengkapi
Pada nyatanya sepatu kiri tidak pernah bisa dipakai kaki kanan demikian juga sebaliknya. Hal ini lebih menjelaskan kepada pentingnya peran masing-masing pasangan dalam suatu hubungan, dalam hubungan rumah tangga misalnya. Kedudukan pria sebagai kepala rumah tangga, secara keagamaan ataupun sosial tidak bisa di gantikan oleh wanita, begitu pula sebaliknya.
Kedudukan pria sebagai kepala keluarga yang menjadi nahkoda bahtera rumah tangga sangat penting dan akan berubah keadaannya jika hal ini digantikan oleh wanita. Begitupula dengan wanita yang tugasnya dalam pandangan sosial sebagai seorang ibu yang bertugas mengurusi rumah tangga juga akan berubah keadaanya jika digantikan oleh pria. Memang ada beberapa kasus yang memaksakan  seorang ibu atau ayah untuk membangun rumah tangganya secara tunggal. Akan tetapi, dalam kondisi yang sewajarnya baik seorang laki-laki atau wanita memang tidak bisa pernah menggantti posisinya, namun setiap pasangan yang baik adalah pasangan yang akan berusaha saling melengkapi setiap posisi pasangannya, layaknya sepatu.

Sumber :

SERTIFIKAT SEMINAR NASIONAL DAN BEDAH BUKU ( STRUKTUR FUNDAMENTAL PEDAGOGIK KRITIS PAULO FREIRE )


Selasa, 27 Desember 2016

APA JENIS KEPRIBADIAN MU ??? (PART II)

APA JENIS KEPRIBADIAN MU ???
(PART II)

Hai gengs, bagaimana kabar kalian?mau nanya nih,sudah tau siapa dirimu?apa jenis kepribadian yang kamu miliki? Belum tau?belum mengerti? Kalau begitu,mari lihat siapa dirimu dan apa jenis kepribadian yang kamu miliki??
Berbicara tentang kepribadian lebih dari 400 tahun sebelum Masehi Hippocrates, seorang tabib dan ahli filsafat yang sangat pandai dari Yunani, mengemukakan suatu teori kepribadian .Dia menyatakan bahwa pada dasarnya ada empat tipe temperamen yang di miliki manusia dan keempat tipe temperamen dasar itu adalah akibat dari empat macam cairan tubuh yang sangat penting di dalam tubuh manusia :
1.      Sifat kering terdapat dalam chole (empedu kuning).
2.      Sifat basah terdapat dalam melanchole (empedu hitam).
3.      Sifat dingin terdapat dalam phlegma (lendir).
4.      Sifat panas terdapat dalam sanguis (darah).
Teori Hippocrates di sempurnakan kembali oleh Galenus yang mengatakan bahwa keempat cairan tersebut ada dalam tubuh dalam proporsi tertentu, dimana jika salah satu cairan lebih dominan dari cairan yang lain, maka cairan tersebut dapat membentuk kepribadian seseorang. Berpuluh tahun lamanya tipologi yunani yang bersifat filosofis ini berpengaruh luas sekali. Bahkan psikologi modern telah mengemukakan banyak saran baru mengenai penggolongan temperamen, tetapi tidak ada yang dapat menemukan penggolongan yang lebih bisa diterima seperti yang dikemukakan oleh Hippocrates dan Galenus. Untuk memperoleh gambaran mengenai berbagai sifat temperamen yang melekat dalam setiap cairan, berikut adalah gambaran dari penggolongan manusia berdasarkan keempat bentuk cairan tersebut. Sekarang akan kita bahas satu-satu tipe kepribadian tersebut :



1.      Sanguin
·         Kekuatan :
1.      Suka bicara.
2.      Secara fisik memegang pendengar, emosional dan demonstratif.
3.      Antusias dan ekspresif.
4.      Ceria dan penuh rasa ingin tahu.
5.      Hidup di masa sekarang.
6.      Mudah berubah (banyak kegiatan / keinginan).
7.      Berhati tulus dan kekanak-kanakan.
8.      Senang kumpul dan berkumpul (untuk bertemu dan bicara).
9.      Umumnya hebat di permukaan.
10.  Mudah berteman dan menyukai orang lain.
11.  Senang dengan pujian dan ingin menjadi perhatian.
12.  Menyenangkan dan dicemburui orang lain.
13.  Mudah memaafkan (dan tidak menyimpan dendam).
14.  Mengambil inisiatif/ menghindar dari hal-hal atau keadaan yang membosankan.
15.  Menyukai hal-hal yang spontan.
·         Kelemahan :
1.      Suara dan tertawa yang keras (bahkan terlalu keras).
2.      Membesar-besarkan suatu hal / kejadian.
3.      Susah untuk diam.
4.      Mudah ikut-ikutan atau dikendalikan oleh keadaan atau orang lain (suka ikutan Gank).
5.      Sering minta persetujuan, termasuk hal-hal yang sepele.
6.      RKP (Rentang Konsentrasi Pendek) alias pelupa.
7.      Dalam bekerja lebih suka bicara dan melupakan kewajiban (awalnya saja antusias).
8.      Mudah berubah-ubah.
9.      Susah datang tepat waktu jam kantor.
10.  Prioritas kegiatan kacau.
11.  Mendominasi percakapan, suka menyela dan susah mendengarkan dengan tuntas.
12.  Sering mengambil permasalahan orang lain, menjadi seolah-olah masalahnya.
13.  Egoistis alias suka mementingkan diri sendiri.
14.  Sering berdalih dan mengulangi cerita-cerita yg sama.
15.  Konsentrasi ke "How to spend money" daripada "How to earn/save money".
2.      Plegmatis
·         Kekuatan :
1.      Mudah bergaul, santai, tenang dan teguh.
2.      Sabar, seimbang, dan pendengar yang baik.
3.      Tidak banyak bicara, tetapi cenderung bijaksana.
4.      Simpatik dan baik hati (sering menyembunyikan emosi).
5.      Kuat di bidang administrasi, dan cenderung ingin segalanya terorganisasi.
6.      Penengah masalah yg baik.
7.      Cenderung berusaha menemukan cara termudah.
8.      Baik di bawah tekanan.
9.      Menyenangkan dan tidak suka menyinggung perasaan.
10.  Rasa humor yg tajam.
11.  Senang melihat dan mengawasi.
12.  Berbelaskasihan dan peduli.
13.  Mudah diajak rukun dan damai.
·         Kelemahan :
1.      Kurang antusias, terutama terhadap perubahan/ kegiatan baru.
2.      Takut dan khawatir.
3.      Menghindari konflik dan tanggung jawab.
4.      Keras kepala, sulit kompromi (karena merasa benar).
5.      Terlalu pemalu dan pendiam.
6.      Humor kering dan mengejek (Sarkatis).
7.      Kurang berorientasi pada tujuan.
8.      Sulit bergerak dan kurang memotivasi diri.
9.      Lebih suka sebagai penonton daripada terlibat.
10.  Tidak senang didesak-desak.
11.  Menunda-nunda / menggantungkan masalah.


Sumber :


APA JENIS KEPRIBADIAN MU ??? (PART I)

APA JENIS KEPRIBADIAN MU ???
(PART I)
Hai gengs, bagaimana kabar kalian?mau nanya nih,sudah tau siapa dirimu?apa jenis kepribadian yang kamu miliki? Belum tau?belum mengerti? Kalau begitu,mari lihat siapa dirimu dan apa jenis kepribadian yang kamu miliki??
Berbicara tentang kepribadian lebih dari 400 tahun sebelum Masehi Hippocrates, seorang tabib dan ahli filsafat yang sangat pandai dari Yunani, mengemukakan suatu teori kepribadian .Dia menyatakan bahwa pada dasarnya ada empat tipe temperamen yang di miliki manusia dan keempat tipe temperamen dasar itu adalah akibat dari empat macam cairan tubuh yang sangat penting di dalam tubuh manusia :
1.      Sifat kering terdapat dalam chole (empedu kuning).
2.      Sifat basah terdapat dalam melanchole (empedu hitam).
3.      Sifat dingin terdapat dalam phlegma (lendir).
4.      Sifat panas terdapat dalam sanguis (darah).
Teori Hippocrates di sempurnakan kembali oleh Galenus yang mengatakan bahwa keempat cairan tersebut ada dalam tubuh dalam proporsi tertentu, dimana jika salah satu cairan lebih dominan dari cairan yang lain, maka cairan tersebut dapat membentuk kepribadian seseorang. Berpuluh tahun lamanya tipologi yunani yang bersifat filosofis ini berpengaruh luas sekali. Bahkan psikologi modern telah mengemukakan banyak saran baru mengenai penggolongan temperamen, tetapi tidak ada yang dapat menemukan penggolongan yang lebih bisa diterima seperti yang dikemukakan oleh Hippocrates dan Galenus. Untuk memperoleh gambaran mengenai berbagai sifat temperamen yang melekat dalam setiap cairan, berikut adalah gambaran dari penggolongan manusia berdasarkan keempat bentuk cairan tersebut. Sekarang akan kita bahas satu-satu tipe kepribadian tersebut :
1.      Melankolis
Melankolis, secara umum orang melankolis adalah jenis manusia yang mempunyai pemikiran untuk selalu menjadi yang “terbaik” dan paling “sempurna”. Orang-orang melankolis cenderung mengatur segala sesuatu yang ada pada hidupnya, rapih, dan menyusun jadwal untuk dirinya sendiri dalam melakukan apapun. Segala sesuatu ingin teratur. Karena itu jangan heran jika balita anda yang `melankolis’ tak `kan bisa tidur hanya gara-gara selimut yang membentangi tubuhnya belum tertata rapi .Si melankolis cenderung bahkan umumnya berifat introvert, mereka suka dengan kesunyian dan kesendirian dalam mengerjakan sesuatu maka dari itu mereka sulit seklai untuk bergaul dengan orang sekitar apa lagi di dukung bahwa mereka juga seorang yang selalu berfikir keras terhadap sesuatu apapun. Mereka ini suka dengan fakta-fakta, data-data, angka-angka dan sering sekali memikirkan segalanya secara mendalam .
Dalam sebuah pertemuan, orang sanguinis selalu saja mendominasi pembicaraan, namun orang melankolis cenderung menganalisa, memikirkan, mempertimbangkan, lalu kalau bicara pastilah apa yang ia katakan betul-betul hasil yang ia pikirkan secara  mendalam sekali. Akan tetapi di balik itu semua, si melankolis tidak mempunyai semangat yang tinggi mereka cenderung pesimis terhadap apa yang di lakukan dan di capainya.
Ada beberapa kekuatan  dan kelemahan dari orang-orang yang berkepribadian Melankolis :
·         Kekuatan :
1.      Analitis, mendalam, dan penuh pikiran
2.      Serius dan bertujuan, serta berorientasi jadwal
3.      Artistik, musikal dan kreatif (filsafat & puitis)
4.      Sensitif
5.      Mau mengorbankan diri dan idealis
6.      Standar tinggi dan perfeksionis
7.      Senang perincian/memerinci, tekun, serba tertib dan teratur (rapi)
8.      Hemat
9.      Melihat masalah dan mencari solusi pemecahan
10.  kreatif (sering terlalu kreatif)
11.  Kalau sudah mulai, dituntaskan
12.  Berteman dengan hati-hati
13.  Puas dibelakang layar, menghindari perhatian
14.  Mau mendengar keluhan, setia dan mengabdi
15.  Sangat memperhatikan orang lain
16.  Menghindari Perhatian
·         Kelemahan :
1.      Cenderung melihat masalah dari sisi negatif (murung dan tertekan)
2.      Mengingat yang negatif & pendendam
3.      Mudah merasa bersalah dan memiliki citra diri rendah
4.      Lebih menekankan pada cara daripada tercapainya tujuan
5.      Tertekan pada situasi yg tidak sempurna dan berubah-ubah
6.      Melewatkan banyak waktu untuk menganalisa dan merencanakan
7.      Standar yang terlalu tinggi sehingga sulit disenangi
8.      Hidup berdasarkan definisi
9.      Sulit bersosialisasi
10.  Tukang kritik, tetapi sensitif terhadap kritik/ yg menentang dirinya
11.  Sulit mengungkapkan perasaan (cenderung menahan kasih saying)
12.  Rasa curiga yg besar (skeptis terhadap pujian)
13.  Memerlukan persetujuan
SO, ARE YOU MELANCOLIST?
2.      Koleris
Koleris atau “Si Kuat” memiliki sifat yang ekstrovert, pelaku, optimis. Orang-orang yang memiliki kepribadian koleris senang dengan tantangan, suka berpetualang, tegas dan kuat. Apa saja ciri-ciri sifat koleris lainnya. Simak dibawah ini.
1.      Suka sekali mengatur orang
2.      Suka menunjuk atau memerintah orang
3.      Ia tak ingin ada penonton dalam aktivitasnya, bahkan tamu pun bisa saja ia `suruh’ melalukan sesuatu untuknya. Akibat sifatnya yang `bossy’ itu membuat banyak orang koleris tak punya banyak teman
4.      Orang-orang berusaha menghindar dan menjauh agar tak jadi `korban’ karakternya yang suka `ngatur’ dan tak mau kalah itu
5.      Senang dengan tantangan, suka petualangan
6.      Tegas, kuat, cepat dan tangkas dalam mengerjakan sesuatu
Baginya tak ada istilah tidak mungkin. Seorang wanita koleris, mau dan berani naik tebing, memanjat pohon, bertarung ataupun memimpin peperangan. Kalau ia sudah kobarkan semangat “ya pasti jadi…” maka hampir dapat dipastikan apa yang akan ia lakukan akan tercapai seperti yang ia katakan. Sebab ia tak mudah menyerah, tak mudah pula mengalah.
Orang yang berkepribadian korelis adalah orang-orang yang di sebut “Si Sok”,mengapa demikian ? karena orang-orang koleris adalah jenis orang-orang yang secara umum suka mengatur dan memerintahkan orang lain.

SO, ARE’U KOLERIS ?
Kemana dua jenis kepribadian lainnya ? mari lihat di tulisan selanjutnya di sini